22 Mei 2024

Sinar Tani

Media Pertanian Terkini

Diisi Pengurus Berpengalaman, Koperasi Perhiptani Jateng Terbentuk

Sinar Tani, Ungaran — Menindaklanjuti pembetukan Koperasi Konsumen Perhiptani Berkah Sejahtera Pusat pada bulan September tahun 2022, Perhiptani Jawa Tengah melakukan hal yang sama. Diisi nama-nama berpengalaman dalam perkoperasian, Koperasi Konsumen Perhiptani Berkah Sejahtera Provinsi Jawa Tengah siap memberikan manfaat bagi para anggotanya.

Koperasi bukan barang baru bagi kita. Maklum koperasi telah di rintis oleh para pendekar ekonomi kerakyatan jauh sebelum kemerdekaan NKRI. Sejarah mencatat bahwa cikal bakal koperasi sudah ada sejak 1896 ketika Patih Aria Wiriaatmadja mendirikan usaha di Purwokerto dengan nama Hulp en Spaarbank ( Bank Pertolongan dan Simpan ) dan prinsip kerjanya mirip koperasi.

Namun secara kongkrit dan tegas pendirian koperasi dilakukan oleh Bung Hatta, bapak koperasi Indonesia, ketika  dalam pengasingannya di Banda Neira, Maluku, pada 1930-an berhasil mengembangkan koperasi bersama Sutan Syahrir dan Iwa Kusuma Sumantri.

“Koperasi merupakan bentuk usaha yang berdasarkan asas kekeluargaan karena koperasi yang menyatakan kerja sama antara para anggotanya sebagai sebuah keluarga dan menimbulkan tanggung jawab bersama. Sehingga di koperasi tidak ada majikan dan buruh,” kata Hatta dalam bukunya, Membangun Koperasi dan Koperasi Membangun.

Bagi Penyuluh Pertanian, azas koperasi yang berdasarkan kekeluargaan tersebut sangat adalah sangat familiar sekali. Sebab ketika bekerja sebagai pendamping dan mitra kerja kelompok tani, azas yang berlaku di kelompok tani juga azas kekeluargaan.

Sama-sama berazas kekeluargaan pembedanya adalah ruang gerak mereka. Biasanya kelompok tani hanya bergerak dibidang produksi, sedang ruang gerak koperasi lebih luas, mulai dari produksi, pengolahan, pemasaran/perdagangan sampai jasa simpan pinjam.

Sudah saatnya Perhiptani sebagai organisasi profesi Penyuluh Pertanian merambah ke ranah perekonomian tersebut. Baik untuk menolong diri sendiri maupun menolong petani, bila mampu. Di tingkat pusat telah dibentuk Koperasi Konsumen Perhiptani Berkah Sejahtera Pusat pada bulan September tahun 2022.

Mengikuti kebijakan Perhiptani Pusat maka Perhiptani DPW Provinsi Jawa Tengah telah membentuk kepengurusan Koperasi Konsumen Perhiptani Berkah Sejahtera Provinsi Jawa Tengah.

Kepengurusan tersebut telah dikukuhkan dengan surat Keputusan Ketua Koperasi Konsumen Perhiptani Berkah Sejahtera Pusat,  Nomor : 44 /Sk/Koperasi Konsumen Perhiptani Bs /I /2023,  tentang  Kepengurusan dan Pengawas Koperasi Konsumen Perhiptani Berkah Sejahtera di Provinsi Jawa Tengah, tertanggal 6 Januari 2023.

Baca Juga :   Diputuskan, Perhiptani Jateng Siap Ikuti Kongres Perhiptani Ke-8

Dalam Keputusan tersebut yang ditetapkan sebagai  Pengawas/Pembina adalah   Warsana, SP. M.Si sebagai ketua, Ir. Joko Wikanto, MM sebagai sekretaris  dan sebagai anggota adalah :  Witanto, SP

Sedang Pengurus Koperasi ditetapkan sebagai Ketua : H. Bambang Riyanto, A.Md Sekretaris : Indra Mulya Kusumah, A.Md Bendahara : Restu Hidayah, S.Pt. M.Si

Setidaknya ada dua nama dalam kepengurusan tersebut yang mempunyai rekam jejak yang sangat positif di dunia koperasi, sehingga dapat menjadi jaminan kemajuan koperasi yang baru dibentuk ini.

Ir. Joko Wikanto, MM adalah Penyuluh Pertanian senior dari Kabupaten Sragen. Dimana Perhiptani Kabupaten Sragen telah memiliki koperasi yang tumbuh subur, dengan asset usaha mencapai  miliaran rupiah. Bidang usaha yang di garap meliputi simpan pinjam, produksi dan pemasaran benih padi,  beras serta sarana produksi.

Sedangkan Bambang Riyanto, AMd adalah Penyuluh Pertanian di Kabupaten Banyumas yang sukses membina Gapoktan menjadi Koperasi serba usaha yang berkembang pesat. Berawal dari mengorganisasi UPJA (Unit Pelayanan Jasa Mesin dan Alat Pertanian) di BPPnya, usaha tersebut berkembang menjadi Koperasi “Galuhtani” yang memiliki bidang usaha pelayanan sarana produksi, penyalur pupuk bersubsidi, jasa panen dan pemasaran padi, jagung, kedelai dan juga pemasok bahan pakan ternak. Aset yang dikelola juga sudah miliaran rupiah.

Warsana, SP, MSi, sebagai pengawas mengatakan bahwa langkah pertama untuk memperkuat organisasi koperasi di tingkat provinsi ini, telah disepakati bahwa tiap DPD Perhiptani kabupaten dan kota akan mengirim 3 nama sebagai anggota.

“ Apabila telah masuk maka akan tercatat seratus orang  lebih sebagai anggota, selanjutnya tidak tertutp kemungkinan untuk terus bertambah” katanya.

Sedang Bambang Riyanto merasa optimis bahwa koperasi Perhiptani ini mempunyai masa depan yang terang.

“ Bidang usaha yang dapat ditangani sangat jelas” katanya “ Harga produk pertanian yang selama ini sering gonjang ganjing, adalah akibat lemahnya posisi tawar petani. Bila koperasi Perhiptani bisa masuk kesana, maka akan tercipta kondisi yang saling menguntungkan. Koperasi untung, petani untung dan penyuluh pertanian ikut bembira” pungkasnya.

Reporter : Djoko W

tidak boleh di copy ya

error

suka dengan artikel ini