14 Juni 2024

Sinar Tani

Media Pertanian Terkini

Agroteknologi Untirta Sosialisasi Pengembangan Kurikulum Berbasis OBE

Sinar Tani, Serang — Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa menyelenggarakan workshop dalam rangka pelaksanaan Program Kompetisi Kampus Merdeka (PK-KM).

Mengusung tema “Pengembangan Kurikulum Berbasis OBE (Outcome Basic Education) untuk Mendukung Akreditasi Internasional dan Kegiatan PKKM Fakultas Pertanian Tahun 2022”, kegiatan workshop menghadirkan arasumber Prof. Dr. Ir. Hadiwiyono M.Si dari PAGI UNS (Perhimpunan Agroteknologi/Agroekoteknologi Indonesia), dan Moderator Dr. Pepi Nursusilawati SP.,MSi. dari BRIN (Badan Riset Inovasi Nasional).

Kegiatan yang dilaksanakan di lantai 4 gedung Fakultas Pertanian kampus Sindangsari ini dihadiri Dosen dari semua jurusan yang mengirimkan perwakilannya, team jurnal, GPM (Gugus Penjamin Mutu), dan Tenaga Pendidik.

Wakil dekan bidang Akademik Fakultas Pertanian UNTIRTA. Dr.Susiyanti, SP., MP, mengatakan narasumber akan menjelaskan materi terkait kurikulum berbasis OBE (Outcome Basic Education) pada kurikulum 2022.

“Kurikulum adalah adalah seperangkat rencana pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan Pendidikan Tinggi.” Jelas Susi

Dalam pemaparannya, Hadiwiyono menyampaikan kurikulum OBE meliputi keseluruhan proses pendidikan dari rancangan kurikulum; perumusan tujuan dan capaian pembelajaran, strategi Pendidikan, rancangan metode pembelajaran, prosedur evaluasi; dan akademik admosfer.

:Akademik kultur meliputi 20 kategori. Kriteria kurikulum kesesuaian pencapaian pembelajaran dengan propil lulusan berjenjang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) atau Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI),” ungkapnya.

Lebih lanjut, Hadiwiyono menjelaskan Tahapan penyusunan kurikulum berdasarkan standar nasional pendidikan tinggi meliputi perancangan pembelajaran. Tahapan perencangan pembelajaran diantaranya, yaitu analisis, analisis pembelajaran, desain, pertumbuhan, implementasi, dan evaluasi.

Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat, plakat dan cinderamata kepada narasumber oleh ketua program studi Agroekoteknologi, Andi Apriany, Ir., MP, serta sesi foto bersama narasumber, peserta dan panitia.

Baca Juga :   Hijaukan Untirta, Ika Agro Berikan Ribuan Bibit Durian dan Alpukat

Reporter : Suroyo

tidak boleh di copy ya

error

suka dengan artikel ini