21 Februari 2024

Sinar Tani

Media Pertanian Terkini

Endo Suanda, Menyulap Bambu Menjadi Karya

Endo Suanda budayawan sekaligus kreator alat musik bambu | Sumber Foto:Tempo Magz

Sinar Tani,  Bogor — Bambu di tangan seorang pengrajin yang kreatif bisa menjadi sebuah karya yang bisa dinikmati. Seperti yang dilakukan seorang pengrajin yang ternyata budayawan, Endo Suanda. 

Beberapa waktu silam, Tim Sinar Tani berkesempatan berkunjung ke Cilendek, Bogor untuk bertemu dengan sosok budayawan, Etnomusikolog dan Bambu Artist bernama Endo Suanda.

Bersama para aktivis musik, Endo mendirikan Lembaga Pendidikan Seni (LPSN) bernama PSN Bamboo. Di lembaga ini peserta didik dikenalkan bidang studi kesenian terutama seni musik.

Mungkin sebagian orang mengenal alat musik yang terbuat dari bambu hanya suling dan angklung, tetapi di PSN ini, orang akan terbuka wawasannya mengenai aneka ragam alat musik berbahan dasar bambu.

“Kalian kebanyakan di rumah nih, disini banyak juga loh alat music yang dibuat dari bambu seperti gitar, Bass, Kecapi, Biola, dan masih banyak lagi disini juga kita lihat banyak replika gitar Fender dengan tipe Telecaster, Stratocaster, Lespaul,” bebernya.

Ya, gitar-gitar tersebut diolah oleh tangan kreatifnya dari sebuah bambu. “Sering kita jumpai Bambu di berbagai tempat di Indonesia. Kenapa tidak kita manfaatkan saya memakai bambu betung yang ukurannya relative besar dan tua lalu kita proses,” ujarnya.

Kualitas dari gitar bambu pun tidak kalah dari gitar signature yang banyak dimiliki musisi. “Bukan cuma bentuk yang mirip gitar gitar Signature orang terkenal, tapi kualitas, daya tahan, dan detail yang gak kalah. Suara yang dihasilkan lebih crunchy, lebih renyah, dan garing,” ungkap Bime salah satu musisi Bogor.

Menariknya, alat Music yang dibuat PSN Bamboo bukan barang sembarangan sebab gitar bambu ini dibuat secara Handmade, dikerjakan dengan penuh ketelitian dan dikerjakan dalam waktu yang lama.

Baca Juga :   Manik, Olah Lidah Buaya Jadi Makanan Kaya Nutrisi

Sehingga wajar jika harga alat alat musik ini pun tidak main-main. Contohnya, gitar akustik model Yamaha FS 100c bisa dibadrol dengan harga  Rp. 7 Juta. Wajar saja artis artis yang menjadi konsumennya seperti Mas Fadly (Padi), Balawan, Doddy Suhendra, hingga Iksan Sekuter begitu menyukai karya Endo Suanda.

Reporter : Awan Goveriots

tidak boleh di copy ya

error

suka dengan artikel ini