14 Juni 2024

Sinar Tani

Media Pertanian Terkini

Roti Boy Ala Umi Rahman, Produk Rumahan Yang Menjanjikan

Sinar Tani, Batu — Roti Boy atau coffe bun saat ini sedang menjadi primadona. Dengan aroma kopi yang harum, roti yang satu ini banyak diminati masyarakat khususnya bagi mereka anak-anak muda.  

Melihat prospek yang menjanjikan dari roti boy atau coffe bun, banyak masyarakat yang memilih untuk membuka usaha ini. Salah satunya adalah Umi Rahman, ibu rumah tangga asal Batu, Jawa Timur.

Dengan kreatifitasnya, Umi mencoba membuat roti boy dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada.

“Sesuai namanya, roti ini mempunyai aroma kopi yang wangi dan tekstur lembut di dalam, sedangkan untuk luarnya, tekstur sedikit renyah karena di panggang dalam oven,” ujarnya.

Umi mengaku untuk membuat roti boy atau coffee bun ini cukup mudah. Prosesnya dimulai dengan menyiapkan bahan-bahan seperti roti tawar, air, telur, mentega, garam dan lain sebagainya.

“Pertama masukkan semua bahan kering, air dan telur kecuali garam dan mentega kemudian semua bahan yg disebutkan diatas, di mixer hingga setengah kalis, setelah itu masukkan mentega dan garam, lalu mixer hingga kalis elastis,” jelasnya.

Langkah selanjutnya membagi adonan sesuai ukuran yang diinginkan, potong-potong dan timbang sesuai ukuran yang dikendaki. Isi adonan dengan butter dan bulatkan, adonan yang sudah dibentuk kemudiann dikembangkan dengan proses proofing sampai mengembang 2x besarnya dari ukuran semula.

Apabila sudah mengembang, tambahkan topping mocca atau coklat pada bagian atas roti. Dan jika sudah terisi semua dan siap untuk dimasukkan ke dalam oven selama 25 menit dengan suhu 170 – 180 derajat celcius.

Coffee bun menjadi salah satu roti atau jajanan kekinian yang banyak diburu, apalagi saat berada di bandara atau stasiun. Aroma roti boy selalu menggoda, hingga menggiring kita untuk melihat dan membeli berbentuknya yang bulat dan sangat nikmat ketika kita memakannya.

Baca Juga :   Pelopor Sate Kelinci, Warung Mbak Tum Tidak Pernah Sepi

Reporter : Soleman

tidak boleh di copy ya

error

suka dengan artikel ini