16 Juni 2024

Sinar Tani

Media Pertanian Terkini

Produktifitas Meningkat, Mandiri Benih di Maros Hasilkan 8,8 Ton/Ha

Sinar Tani, Maros Program mandiri benih yang diinisiasi Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman terus digenjot. Hal tersebut bisa dilihat dari kegiatan panen dan penanaman program Mandiri Bnih Padi di Desa Tanete, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros.

Kegiatan tanam dan panen yang dihadiri Gubernur Sulsel didampingi Bupati Maros, H.A.S. Chaidir Syam dan Kepala Perwakilan BI Sulsel, Causa Iman Karana, memberikan hasil yang sangat menggembirakan.

Dari hasil ubinan oleh BPS, panen kali ini menghasilkan 8,8 ton per hektar. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, hasilnya 6,2 ton per hektar.

“Hari ini kami melakukan penanaman dan panen Mandiri Benih Padi Sulsel di Maros. Kami bersyukur pengakuan petani, bahwa panen ini mengalami peningkatan. Dimana benih yang digunakan merupakan bantuan benih unggul gratis yang telah kami bagikan,” tuturnya.

Diungkapkan Gubenur Sulsel bahwa seperti tahun sebelumnya, tahun ini sebanyak 100 ribu hektar lahan pertanian di Sulsel mendapat bantuan benih gratis yang ditangkar sendiri di Sulsel.

Dikesempatan ini pula, Gubernur meninjau sekolah lapang yang dilakukan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sulsel kepada para petani.

“Kami berharap, bantuan benih ini dapat, meningkatkan perekonomian yang muaranya akan mensejahterakan masyarakat, khususnya petani penerima manfaat,” tuturnya.

Diketahui, Pemprov Sulsel dibawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman begitu kuat dalam program prioritas pembangunan di sektor pertanian. Salah satunya melalui mandiri benih.

Hadirnya program mandiri benih ini, bahkan meningkatkan hasil produksi pertanian masyarakat.

Mandiri Benih merupakan program prioritas Pemprov Sulsel yang diinisiasi oleh Gubernur Andi Sudirman Sulaiman untuk memberikan bantuan benih padi gratis yang unggul. Benih yang dibagikan ke masyarakat minim penggunaan bahan kimia dan penangkaran dilakukan di Sulsel oleh Instalasi kebun benih milik Pemprov Sulsel bekerja sama dengan para petani penangkar.

Baca Juga :   APBN Terbatas, KUR jadi Solusi

Reporter : Suriady

tidak boleh di copy ya

error

suka dengan artikel ini