22 Mei 2024

Sinar Tani

Media Pertanian Terkini

Hadiri Tenas IKA Unhas, Gubernur Sulsel Lepas 19 Spesies Kupu-kupu

Sinar Tani, Maros — Kegiatan Halal Bi Halal dan Temu Nasional Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin (Unhas), Kamis (27/4) berjalan meriah. Dalama kegiatan tersebut Gubernur Sulawesi-Selatan Andi Sudirman Sulaiman melepas 19 jenis spesies kupu-kupu dan menanam bibit pohon endemik eboni (kayu hitam).

Kegiatan yang berlangsung di Taman Wisata Alam Bantimurung, Kabupaten Maros,  ini turut hadir Ketua Umum IKA (Menteri Pertanian RI 2014-2019), Andi Amran Sulaiman, Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa dan Bupati Maros, Andi Syafril Chaidir Syam.

Selain itu, hadir dalam kegiatan ini, Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi; bupati dan wali kota se-Sulsel; ketua-ketua IKA wilayah, daerah, dan fakultas; serta alumni.

“Alhamdulillah, ini salah satu waktu kita dapat berkumpul merupakan tempat spesial geo park Maros-Pangkep, termasuk di wilayah sini. Dan ini juga merupakan tempat pengembangan wisata ke depan dan Bantimurung sangat diminati,” kata Andi Sudirman Sulaiman.

Andi Sudirman menambahkan kegiatan tersebut dilakukan pelepasan kupu-kupu juga penanaman pohon kayu hitam yang merupakan salah satu kayu langka di Sulawesi Selatan

Diketahui, Bantimurung dikenal sebagai kerajaan kupu-kupu atau The Kingdom of Butterfly dengan sekitar 274 spesies kupu-kupu.

Sebagai Gubernur, Ia mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Unhas, IKA Unhas dengan Pemprov Sulsel, termasuk dalam berbagai kegiatan sosial dengan dukungan luar biasa baik.

“Kita kolaborasi kegiatan termasuk acara bakti sosial yang selama ini telah dilakukan, termasuk operasi bibir sumbing dan yang memfasilitasi IKA, alhamdulillah luar biasa dukungan IKA Unhas,” ujarnya.

Ia juga menilai, Unhas juga telah banyak memberikan Sumber Daya Manusia handal dan IKA Unhas sebagai wadah memberikan motivasi untuk alumninya untuk berkolaborasi membangun daerah dan Indonesia.

Baca Juga :   Glintung Go Green, Kampung Tematik di Kawasan Industri Kota Malang

“Saya pikir ini IKA ini sebagai wadah pertemuan. Ada pejabat, bukan pejabat dan alumni lainnya, dengan berbagai peranan lain di masyarakat, ini bisa berkolaborasi membangun daerah,” harapnya.

Berbagai kegiatan dibuat panitia agar para alumni, keluarga alumnus dan seluruh stake holders nyaman, senang menikmati Halal Bihaĺal dan Temu Nasional Alumni.

Reporter : Suriady

tidak boleh di copy ya

error

suka dengan artikel ini