5 Maret 2024

Sinar Tani

Media Pertanian Terkini

Kuncinya Ada di SDM Pertanian

Filosofi kacang panjang diupayakan Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi sebagai bentuk kebangkitan SDM Pertanian | Sumber Foto:Istimewa

Sinar Tani, Jakarta — Sejatinya upaya terbesar dalam membangun pertanian adalah mengerahkan kegiatan pada manusianya. Mencerdaskan mereka agar terus-menerus menemukan teknologi terbaik untuk digunakan petani dalam mengelola sumberdaya yang mereka miliki. Memasilitasi kebutuhan fisik dan pelayanan yang diperlukan dan memberikan informasi tentang teknologi kepada petani agar menghasilkan produk terbaik sesuai dengan sumberdaya alam pertanian yang tersedia.

Kuliah pertama di Fakultas Pertanian diawali dengan pernyataan sang Profesor bahwa pertanian itu bukan (hanya) padi, jagung, ayam, ikan, tetapi tentang manusianya. Wah?

Keterbatasan sumberdaya alam pertanian tidak lantas membuat manusianya mundur dan menyerah, tetapi seharusnya merupakan tantangan bagaimana manusia dengan keterampilan dan pengetahuannya bisa menjadikan sumberdaya pertanian yang dimilikinya dikelola dengan cara terbaik sesuai dengan peruntukannya sehingga memberikan manfaat terbaik bagi dirinya dan orang lain. Itulah pula yang menjadi dasar pemikiran dari pendidikan dan pelatihan pertanian.

Sejatinya upaya terbesar dalam membangun pertanian adalah mengerahkan kegiatan pada manusianya. Mencerdaskan mereka agar terus-menerus menemukan teknologi terbaik untuk digunakan petani dalam mengelola sumberdaya yang mereka miliki. Memasilitasi kebutuhan fisik dan pelayanan yang diperlukan dan memberikan informasi tentang teknologi kepada petani agar menghasilkan produk terbaik sesuai dengan sumberdaya alam pertanian yang tersedia.

Upaya tersebut sinkron dengan upaya menghasilkan SDM dan fasilitasi sektor hilir yang melakukan pengolahan, pemasaran dan distribusi sehingga hasil pertanian bermanfaat bagi kehidupan manusia. Pemerintah adalah yang menciptakan kondisi ideal melalui kebijakan, agar semua pihak yang terlibat termasuk konsumen mendapatkan manfaat terbesar sesuai dengan kiprahnya.

Penyuluhan Pertanian yang dilahirkan sebagai institusi formal pada tahun 1970 merupakan sistem penyuluhan moderen di Indonesia.  Organisasinya dibangun berjenjang mulai dari pusat sampai dengan daerah dengan tugas dan fungsi yang jelas. Raihan spektakuler Penyuluhan Pertanian dicapai melalui kerja keras seluruh aparat dan penyuluh yang tersebar di seluruh pelosok Nusantara itu sangat monuimental. Perkembangan teknologi dan kondisi pertanian memberikan ruang untuk penyempurnaan dalam setiap aspek penyuluhan, baik konten, mekanisme maupun cara penyampaiannya kepada masyarakat petani.

Baca Juga :   Dari Sinar Tani untuk Sang Komandan

P4S (Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pertanian Swasta) adalah idaman yang diharapkan berperan semakin membesar dan menjadi andalan utama pada masa depan. Mereka dekat dengan petani, mengerti kebutuhan informasi bagi petani, dan mendapat kepercayaan petani. Mereka dibangun oleh petani, dioperasikan oleh petani, untuk kepentingan dan kesejahteraan petani.

Sangat pantas apabila P4S mendapat penguatan dan dukungan pemerintah, agar menjadi lembaga yang mandiri dan berlangsung berkelanjutan. Harapan juga tumbuh dengan munculnya kreasi generasi muda pada setiap tahapan agribisnis. Penyuluhan dan Pelatihan Pertanian Swasta merupakan bagian dari kegiatan penting proses pengembangan agribisnis, yang memerlukan kreasi dan inovasi generasi muda dengan memanfaatkan teknologi terkini. Semoga.

 

Reporter : Memed Gunawan

tidak boleh di copy ya

error

suka dengan artikel ini