16 Juni 2024

Sinar Tani

Media Pertanian Terkini

Rehabilitasi Pesisir, DKP Sulsel Tanam 40.000 Batang Mangrove di Wajo

Sinar Tani, Wajo — Rehabilitasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil terus berlanjut. Salah satunya Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulsel melalui Cabang Dinas Kelautan Bosowasi melakukan penanam 40.000 mangrove di Kabupaten Wajo.

Kegiatan yang dilakukan di Kelurahan Akkajeng, Kecamatan Sajoanging, Kabupaten Wajo dipimpin langsung Kepala CDK Bosowasi Herimisniaty, S.Pi.,M.Si bersama Tim Gubernur Percepatan Pembangunan (TGUPP) Prof. Dr. Ir. Hilal Anshary, M.Sc dan Ir. M. Iqbal Djawad, M.Sc.Ph.D,

Hadir pula Kepala Dinas Perikanan Kab.Wajo Ir. H. Nasfari, Penyuluh Perikanan Kab. Wajo, Perwakilan Polsek Sajoangin, Sekcam Kec. Sajoangin, Lurah Akkajeng dan Kelompok Masyarakat Pelestari Lingkungan di sekitarnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel,  Muhammad Ilyas, menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut sangatlah penting di wilayah pesisir untuk merehabilitasi ekosistem yang rusak.

Kepala CDK Bosowasi Herimisniaty menambahkan, penanaman mangrove ini juga menjadi salah satu program Gubernur Sulawesi Selatan, sebagai  upaya mengembalikan kawasan fungsi dalam rangka melestarikan ekosistem mangrove, guna meminimalisir terjadinya abrasi dan erosi di kawasan pesisir dan pantai.

“Sekaligus sebagai habitat atau tempat hidup, berlindung, mencari makan, atau berkembang biak bagi berbagai jenis biota laut,” jelasnya.

Kegiatan ini, akan terus berlanjut secara berkesinambungan sebagai upaya pemulihan jalur hijau, guna memproteksi ratusan hektar lahan pertambakan para pembudidaya agar tetap dapat meningkatkan hasil budidaya secara produktif.

Pemerhati lingkungan, Aras mengapresiasi kegiatan penanaman mangrove, ia juga berterima kasih kepada Gubernur Sulsel atas bantuan yang diberikan.

“Kami merasa terharu dan bangga karena mendapat perhatian dari bapak. Dan terima kasih pula kepada Pak Sulfikarnaeni selaku warga asli daerah setempat yang telah menyampaikan langsung keinginan kami tersebut kepada Bapak Gubernur,” ujar Aras.

Reporter : Suriady

 

tidak boleh di copy ya

error

suka dengan artikel ini