15 Juni 2024

Sinar Tani

Media Pertanian Terkini

Pelatihan Urban Farming untuk RW Kumuh, Solusi Jakarta Sehatkan Lingkungan

Pelatihan Urban Farming Untuk RW Kumuh Di DKI Jakarta | Sumber Foto:Indri

SINARTANI, Jakarta — Pertanian perkotaan (Urban Farming) di Jakarta semakin masif dan menyasar ke semua lokasi, tidak terkecuali permukiman padat penduduk, yang kondisi lingkungannya cenderung kumuh.

Lingkungan yang bersih dan sehat menjadi keinginan setiap orang, namun tidak mudah mewujudkan tanpa usaha dan kolaborasi. Pemprov DKI Jakarta pun sangat memberikan perhatian tentang hal ini.

Dalam rangka Implementasi Peraturan Gubernur Nomor 90 Tahun 2018 tentang Peningkatan Kualitas Permukiman Dalam Rangka Penataan Kawasan Permukiman Terpadu, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta menyelenggarakan  pelatihan pengembangan pertanian perkotaan (urban farming) di RW Kumuh bertempat di Aula Lt. 2 Dinas KPKP Rabu (28/9).

Total peserta 150 orang  dengan rincian Unsur Suku Dinas KPKP se-Provinsi DKI Jakarta, Unsur Bidang Pertanian Dinas KPKP, dan 50 kelompok masyarakat RW Kumuh menghadiri pelatihan tersebut. Lokasi RW Kumuh merupakan tindaklanjut usulan dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.

Selanjutnya, telah diverifikasi oleh Sudin KPKP 5 Wilayah Kota berdasarkan SOP yang telah ditetapkan, antara lain memiliki lahan terbuka min 100m2, terdapat kelompok masyarakat pengelola, sinar matahari cukup, tersedia sumber air bersih, tersedia sumber listrik, bertanggungjawab untuk merawat dan mengembangkan sarana yang diberikan, serta lulus verifikasi CP/CL.

Materi pelatihan mencakup pengembangan urban farming di RW Kumuh dari hulu sampai ke hilir yang diberikan oleh empat narasumber yang berbeda. Narasumber yang dihadirkan antara lain:

Slamet Budiarto, dari Vinca Nursery dengan materi tentang Budidaya Sayuran di Lahan Terbatas, Yuni Prihayati, dari Pusat Pengkajian dan Perencanaan Pengembangan Wilayah (P4W) LPPM IPB yang memaparkan materi Penataan Kawasan Pertanian Perkotaan di Permukiman.

Narasumber lain ialah Petani Berprestasi 2021 dari Kelompok Tani Ampar Adhum, Fikri Husin membawakan materi mengenai Pelaksanaan Urban Farming di Kawasan Permukiman, dan yang terakhir adalah Wirawan Hartawan dari PT Hydrofarm Indonesia dengan materi Budidaya Sayuran Hidroponik

Baca Juga :   Berpotensi Dibentuk P4S/P2L, Sejumlah Warga Jakarta Dilatih Urban Farming

“Terimakasih kepada para narasumber yang telah memberikan ilmunya kepada para peserta pelatihan. Mudah-mudahan ilmu ini dapat bermanfaat untuk diimplementasikan di lingkungannya masing-masing,” ungkap Kabid Pertanian, Dinas KPKP DKI Jakarta, Mujiati.

Mujiati menambahkan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan wawasan kelompok masyarakat DKI Jakarta terkait pelaksanaan pertanian perkotaan serta memperluas jangkauan kegiatan urban farming di DKI Jakarta yang nantinya dapat bermanfaat untuk menghijaukan kawasan permukiman, khususnya RW Kumuh. Indri

tidak boleh di copy ya

error

suka dengan artikel ini