25 Juni 2024

Sinar Tani

Media Pertanian Terkini

Petani Bojonegoro Terpikat Manisnya Pepaya California

Puryono dan Arifin , Petani Pepaya California

Sinar Tani, Bojonegoro — Pepaya california saat ini memiliki pasar yang menjanjikan, karena itu tidak heran bila banyak petani yang menanam papaya california sebagai komoditas andalan mereka.

Seperti yang dilakukan petani asal Bojonegoro, Puryono dan Arifin yang memutuskan untuk menanam papaya California di kebun mereka. Menurut Puryono, pasar yang mudah dan perawatan yang tidak sulit menjadi alas an kenapa ia menanam papaya california.

“Yang jelas penjualannya mudah sekali, perawatan juga mudah, Selanjutnya untuk menunjang organisasi kelompok tani (Gapoktan) dalam menunjang perekonomian warga masyarakat sekitar, rencana budidayanya akan dilakukan di seluruh Kecamatan Tambakrejo,” ujar Puryono

Pepaya California memang dikenal sebagai varietas yang memiliki banyak kelebihan, sehingga tidak heran bila papaya ini sangat digandrungi para petani.

Pepaya California memiliki sifat dan keunggulan tersendiri yaitu buahnya tidak terlalu besar, berkulit hijau tebal dan mulus, berbentuk lonjong, buah matang berwarna kuning, rasanya manis, daging buah kenyal dan tebal,

Selain itu, pohon papaya California lebih pendek dibanding jenis papaya lain, dan dapat berbuah hingga mencapai umur empat tahun.

Puryono menegaskan, varietas pepaya California tidak memiliki syarat tumbuh secara khusus. Varietas ini bisa tumbuh optimal di dataran rendah, menengah hingga dataran tinggi. Tanah yang baik untuk menanam pepaya california adalah tanah yang bertekstur gembur, sedikit berpasir dan kaya humus.

“Sebaiknya digunakan benih yang berkualitas dan sudah teruji, lahan dibersihkan terlebih dahulu dari gulma, akar-akar kayu dan sisa-sisa tanaman sebelumnya,” jelas Puryono.

Sementara itu menurut Arifin teknologi yang digunakan dalam menanam papaya California yang mereka lakukan masih sederhan dan manual.

“Pertama dibuat bedengan supaya nanti ketika musim hujan tidak tergenang air yang bisa berakibat busuk pada batang. Bibit yang ditanam  berumur sekitar 2-3 bulan, dan sebelum bibit ditanam, dibuatlah lubang tanam terlebih dahulu di atas bedengan,” ujarnya.

Jarak antar lubang tanam dalam bedengan sekitar 2,5 meter, setelah pembuatan lubang dan semua persiapan selesai, saatnya menanam bibit pepaya california ke lahan.

“Setelah bibit dimasukkan ke dalam lubang tanam kemudian ditutup dengan campuran tanah dan pupuk kandang yang sudah disiapkan, penanaman sebaiknya dilakukan pada sore hari. Selesai proses penanaman, cek tanaman secara rutin, segera lakukan penyulaman jika terdapat tanaman yang mati atau diganggu hama. Penyulaman bisa dilakukan hingga usia 3 minggu atau 1 bulan setelah tanam,”paparnya.

Menurut Arifin agar tanaman pepaya california tumbuh dengan baik, maka harus dilakukan pemberian pupuk kompos organik yang sudah difermentasi pada masa pertumbuhan vegetatif dan sedikit menggunakan pupuk kimia berupa bosca dan urea.

Sementara  untuk starter, pemberian pupuk susulan minimal dilakukan setiap 3 bulan sekali. Pupuk susulan yang diberikan berupa pupuk kandang, sebaiknya adalah pupuk kandang yang sudah matang atau sudah lama.

“Pupuk ditaburkan secara merata disekeliling tanaman, pemupukan susulan dilakukan setelah proses penyiangan selesai, dosis dan jenis pupuk yang digunakan disesuaikan dengan kebutuhan tanaman dan kondisi kesuburan tanah, dapat juga dicampur pupuk organik cair, dan dekomposer untuk mempercepat pertumbuhan.”tambahnya.

Pemeliharaan tanaman pepaya california meliputi penyiangan, dan penyiraman. Penyiangan sebaiknya dilakukan secara manual dengan cara mencabuti rumput.  Penggunaan herbisida sebaiknya dihindari karena dapat mengganggu dan merusak akar tanaman pepaya California, pemeliharaan selanjutnya adalah penyiraman apabila saat musim kemarau atau jika tanah dalam kondisi kering.

Meski perawatannya mudah, Puryono mengingatkan tanaman pepaya California juga rentan hama. Salah satunya adalah serangan kutu kebul, atau hama yang menyerang daun papaya. Untuk antisipasinya bisa dilakukan dengan menebang pohon maupun penyulaman, dan yang paling sederhana ialah penyemprotan dengan menggunakan sunlight.

Dijelaskan Puryono, pada usia 8-9 bulan biasanya papaya California akan mulai belajar berbuah. dan buah yang siap panen adalah buah yang tingkat kematangannya tidak lebih dari 25 persen, hal ini dimaksudkan untuk menghindari kerusakan saat pengangkutan.

“Sejak panen pertama, buah pepaya california bisa dipanen empat kali dalam satu bulan atau setiap satu minggu sekali. Jika kondisi tanaman dalam keadaan baik dan sehat, pepaya california mampu berproduksi hingga 2 sampai 3 tahun, dengan harga jual standar rendah Rp. 3.500 per kilo usaha budidaya papaya California masih menguntungkan untuk dibudidayakan,” ujarnya.

Reporter: Soleman

tidak boleh di copy ya

error

suka dengan artikel ini