15 Juni 2024

Sinar Tani

Media Pertanian Terkini

BPDPKS Promosi kebaikan Sawit untuk UKM Yogyakarta

Seminar Nasional Usaha Kecil Menengah dan Koperasi Pengenalan dan Pengembangan Hilirisasi Kelapa Sawit | Sumber Foto:Istimewa

Sinar Tani, Yogyakarta — Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) berkolaborasi dengan  Politeknik LPP Yogyakarta  mengadakan kegiatan Seminar Nasional Usaha Kecil Menengah dan Koperasi Pengenalan dan Pengembangan Hilirisasi Kelapa Sawit, Rabu (16/11) di Convention Hall LPP Agro Nusantara.

Direktur Politeknik LPP, Muhamad Mustangin dalam sambutannya menyampaikan Politeknik  LPP Yogya merupakan Lembaga Pendidikan tinggi focus di perkebunan salah satunya sawit dan memiliki kewajiban tridarma dalam pengembangan sawit,

“LPP juga memiliki Inkubasi bisnis untuk mengembangkan kewirausahaan dan  bisa berkolaborasi dengan masyarakat mendukung UKMK di bidang perkelapasawitan,” tambahnya. ,

Sementara itu Kepala Divisi Usaha Kecil Menengah dan Koperasi BPDPKS, Helmi Muhansyah menyampaikan Kegiatan ini merupakan salah satu upaya BPDPKS untuk  mempromosikan kebaikan-kebaikan sawit untuk UKM Yogyakarta.

Helmii juga mengatakan bahwa UKM Yogyakarta  memiliki peluang  untuk turut serta memanfaatkan beragam produk sawit dan turunannya untuk dikembangkan dalam skala UKMK.

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta , Hamengkubuwono X dalam sambutan yang dibacakan KGPAA Paku Alam X wakil Gubernur DIY menuturkan hilirisasi adalah salah satu bagian pentig industri jangka Panjang melalui hilirisasi industri diharapkan dari penguasa CPO menjadi penguasa hilir.

“Jalur hilirisasi meliputi  oleofood oleo chemichal complex dan biofiuel. Melaui CPO untuk tujuan ekspor dan pengganti barang impor.Gubernur DIY menyambut baik kegaiatan seminar diharapkan turut meningkatkan perekonomian DIY  melaui kreasi dan novasi ukm dan industry.” tegasnya

Pada kesempatan yang sama Asisten Deputi Perkembangan Agribisnis Perkebunan  Kemenko Perekonomian, Muhamad Edi Yusuf menyampaikan  kondisi perekonomian global saat ini menghadapi  krisis pangan dan energi. Kinerja ekspor masih tumbuh positif dengan tiga  komoditas ekspor unggulan. Komoditas kelapa sawit  jauh lebih unggul dibanding minyak nabati lain. Luas lahan kelapa sawit mencapai  15,38 juta ha dan menyerap  16 juta tenaga kerja dan berdampak pada pengentasan kemiskinan.

Dalam Rangkaian kegiatan  Seminar Nasional juga  hadir narasumber Ketua APOLIN Rapolo Hutabarat dan Ketua MAKSI  Darmono Taniwiryono selain itu juga ditampilkan   berbagai macam contoh produk dari sawit dan turunannya, serta dilakukan demo memasak dengan menggunakan  minyak sawit merah (virgin palm oil).

 

Reporter : Iqbal

tidak boleh di copy ya

error

suka dengan artikel ini