25 Juni 2024

Sinar Tani

Media Pertanian Terkini

Dukung Perkebunan Indonesia, Kementan Berikan Anugerah Perkebunan 2022

SINAR TANI.CO.ID, Jakarta — Kementerian Pertanian memberikan penghargaan Anugerah Perkebunan 2022, kepada 12 tokoh yang secara nyata mendukung perkebunan Indonesia dengan berbagai kiprahnya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berkesempatan memberikan penghargaan langsung kepada tokoh-tokoh yang mendukung perkebunan. Penganugerahan penghargaan ini dilakukan dalam rangkaian BUN Expo, Rabu (21/12).

Mereka adalah tokoh pengawalan dan pendampingan kebijakan pembangunan perkebunan seperti Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Bupati Wajo, Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si, Bupati Jembrana, I Nengah Tamba dan Bupati Sukoharjo, Hj Etik Suryani, SE, MM.

Kemudian dari pelaku usaha, seperti PT Kamboti Rempah Maluku yang rutin melakukan ekspor komoditas perkebunan berupa rempah Maluku ke berbagai negara. Lalu ada PT Pura Barutama yang berinovasi dalam pembangunan perkebunan.

Lainnya adalah PT Java Preanger Lestari Mandiri yang menciptakan ekosistem perkebunan dengan mengelola korporasi kopi Kabupaten Bandung membuka peluang pasar ke negara negara lain.

Agribisnis perkebunan khususnya gula aren dan gula semut juga dilakukan oleh KUB Mitra Mandala yang ingin memperluas pasar ekspor. Penghargaan pekebun milenial juga diperoleh Fuja Maulana dari CV Atar Aroma Atsiri yang bertanam dan mengolah Citronella atau minyak sereh.

PT Oasis Coco Indonesia yang bergerak dalam perkebunan kelapa pandan wangi juga mendapatkan penghargaan dengan kriteria Perkebunan Partisipatif (PASTI).

Untuk diketahui, Perkebunan Partisipatif, merupakan salah satu terobosan program baru Ditjen Perkebunan yang diharapkan dapat memberikan dampak atau manfaat positif bagi pekebun.

Pentingnya perkebunan partisipatif ini karena dianggap mampu menguatkan pengembangan perkebunan Indonesia. Berharap dengan adanya perkebunan partisipatif ini kedepannya dapat meningkatkan kualitas mutu komoditas perkebunan yang bernilai tambah dan berdaya saing.

tidak boleh di copy ya

error

suka dengan artikel ini