25 Juni 2024

Sinar Tani

Media Pertanian Terkini

Aceh Tamiang Terbaik Tiga Percepatan Penurunan Angka Stunting di Aceh

SINAR TANI, Aceh Tamiang – Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Drs. Asra, menerima penghargaan atas perolehan peringkat terbaik III Se Aceh dalam implementasi Program Percepatan Penurunan Angka Stunting, dalam helatan Forum Koordinasi Stunting se-Aceh, Rabu (21/6/23) malam, di Banda Aceh.

Dalam forum yang dihelat selama dua hari tersebut disampaikan, implementasi 8 Aksi Konvergensi Stunting Pemkab Aceh Tamiang mencapai level 3,4 persen atau bawah rata-rata angka nasional.

Atas capaian tersebut, Pj. Bupati Aceh Tamiang Dr. Drs. Meurah Budiman, SH, MH kepada tim informasi Prokopim menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh unsur yang terlibat langsung dengan program nasional ini.

“Kinerja Tim Penanganan Stunting Pemkab Aceh Tamiang mulai dari Desa sampai ke Kabupaten secara bersama-sama, bekerja dengan sangat fokus, untuk penanganan dan pencegahan stunting,” kata Meurah.

Dijelaskan, proses untuk bisa menurunkan angka stunting dilakukan dengan capaian yang tak lepas dari intervensi secara spesifik seperti: 1) Pemberian Makanan Tambahan Bagi lbu Hamil KEK; 2) Pemberian Suplementasi TTD; 3) Promosi dan Konseling Pemberian ASI Eksklusif; 4) Tata Laksana Gizi Buruk; 5) Pemberian makanan tambahan Bagi Anak Gizi Kurang; 6) Pemberian Suplemen Tablet TTD Remaja Putri; 7) Pemberian Imunisasi; 8) Pemeriksaan Kehamilan.

Selanjutnya intervensi yang dilakukan secara intensif: 1. Penyediaan Akses Air Bersih dan Air Minum; 2. Penyediaan Akses Sanitasi Layak; 3. Penyediaan Akses Jaminan Kesehatan; 4. Penyediaan Akses Bantuan Tunai Bersyarat (PKH); 5. Penyediaan Akses BPNT; 6. Penyediaan Akses Kepala Layanan Kesehatan dan KB; 7. Pengembangan Pendidikan PAUD HI; serta, 8. Pengembangan Pertanian dan Peternakan KRPL.

“Upaya-upaya di atas merupakan gambaran kerja keras teamwork saya yang bekerja di lapangan secara ikhlas dan Ketulusan ditambah jalinan kekompakan yang baik. Saya bangga pada mereka yang bekerja tak mengenal waktu. Hasilnya ini. Kerja baik, kerja ikhlas petik nikmat keberhasilan merata,” tutup Meurah mengakhiri.

tidak boleh di copy ya

error

suka dengan artikel ini