21 Februari 2024

Sinar Tani

Media Pertanian Terkini

Dihadiri Gubernur, Panen Padi Mandiri Benih Bone Berikan Hasil Maksimal

Sinar Tani, Bone — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman lakukan panen padi program Mandiri Benih di Desa Palakka, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone. Pada Kegiatan tersebut , BPS Kabupaten Bone menyebutkan, hasil ubinan 8,4 kg atau jika dikonversi 13,4 ton per hektar. 

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman kembali menekankan selain benih yang unggul, Produksi padi juga sangat dipengaruhi oleh teknik penanaman.

“Ayo, bapak-ibu, kita tingkatkan produksi padi dengan mennmggubakan benih yang berkualitas, penerapan pola tanam, mengatur jarak tanam  dengan tidak dihambur. Dan pemeliharaan yang baik dan benar,” jelasnya.

Sedangkan, Kadis PTH-Bun Sulsel, Imran Jausi menjelaskan, di Bone sudah waktunya untuk panen program Mandiri Benih kedua. Dari Mandiri Benih Tahun 2022 kemarin.

“Nanti habis lebaran, kita launching yang ketiga. Jadi sudah dua kali di Bone,” ujarnya.

Jika dibandingkan tahun lalu yang sekitar 6,97 ton per hektar, maka hasil panen tahun ini memberikan hasil yang maksimal.

Anggota Petani Anggrek, Hukman misalnya menyebutkan, penyebab produksi tinggi, karena benihnya bagus. Selain itu, Gubernur meminta agar teknik tanam tidak dihambur tetapi di atur jaraknya. 20 x 25 cm atau sistim legowo 2 : 1.

“Selain itu didukung kondisi lahan bagus dan teknik bercocok tanamnya jajar legowo dan ada perlakuan khusus untuk benih dan perlakuan pupuk cair buatan sendiri,” jelasnya.

Ia pun menyampaikan terima kasih atas hadirnya program ini, dan meminta agar bisa dilanjutkan.

Pada kesempatan yang sama, Penyuluh Pertanian Rosla menyampaikan, pada dasarnya karena benih yang ada berkualitas dengan teknik penanaman yang baik serta infastruktur pengairan mendukung produksi. Walaupun masih menggunakan alat manual saat panen.

“Walau di sini masih manual untuk alat panennya. Tapi produksi padi dengan benih ini sangat meningkat dan didukung dengan air. Produksinya ada yang mulai dari 4 ton sekarang bisa sampai 12 lebih ton per hektar,” jelasnya.

Baca Juga :   Kadis TPHP Sinjai Panen Perdana Jagung Hibrida

Reporter : Suriady

tidak boleh di copy ya

error

suka dengan artikel ini