15 Juni 2024

Sinar Tani

Media Pertanian Terkini

Padi Hibrida Sembada 168, Hadirkan Kegembiraan Petani Bone Dengan Hasil Maksimal

Panen Perdana Demfarm IPDMIP Di Bone Dengan Benih Sembada 168

Sinar Tani, Jakarta — Kegiatan demonstrasi farm (Demfarm) Program IPDMIP di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan memberikan hasil yang menggembirakan. Panen padi hibrida Sembada 168 yang ditanam di Desa Mallinrung, Kec Libureng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan mencapai berat 11.280 kg/ha GKP.

Demfarm merupakan percotohan penerapan teknis pertanian yang diperkenalkan melalui proyek IPDMIP melalui 3 Sub komponen yaitu Peningkatan produktivitas dan layanan, Perbaikan akses pasar dengan pendekatan rantai nilai, dan Peningkatan akses kepada layanan keuangan perdesaan,

Kegiatan yang dilakukan pada lahan seluas 20 hektar di Desa Mallinrung menggunakan teknologi benih unggul padi bersertifikat hibrida Sembada 168 yang memiliki produktifitas tinggi dan pemilihan varietas berdasarkan rekomendasi Balai Besar Penelitian Tanaman Padi.

Diungkapkan koordinator penyuluh BPP Kecamatan Libureng, Harding bahwa penggunaaan teknologi dan benih unggul memberikan perubahan menggembirakan kepada para petani. Dari informasi yang didapat, Harding menyampaikan dengan perkiraan Luas 0,25 Ha, petani bisa mendapatkan hasil panen lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Tahun 2021 menghasilkan 27 karung GKP dengan berat 60 Kg/Krg atau sekitar 1.620 Kg setara dengan 6.480 Kg/Ha. Sementara Tahun 2022 setelah dijadikan Lokasi Demfarm menghasilkan 47 karung dengan berat 2.820 Kg atau setara dengan 11.280 Kg/Ha,” ungkapnya.

Hibrida Sembada 168 

Deskripsi

Golongan                           : Indica

Umur Tanaman                : ±95 HST

Bentuk Tanaman              : Tegak

Tinggi Produktif                : ± 114 cm

Anakan Produktif             : ± 19 Batang

Permukaan daun              : Kasar

Posisi daun                        : Tegak

Posisi daun bendera        : Tegak

Kerebahan                         : Tahan

Kerontokan                       : Sedang

Bentuk gabah                  : Ramping

Warna gabah                   : Kuning

Rata – rata hasil               : 10 ton / ha GKG

Potensi hasil                     : 13, 8  ton / ha GKG

Berat 1000 butir              : ± 30,5 gram

Baca Juga :   Terapkan Climate Smart Agriculture, Poktan Sipakainga I Panen 12 Ton/Hektare

Tekstur nasi                      : Pulen

Kadar amilosa                  : ± 21,9 %

Ketahanan terhadap hama           :  Agak Peka terhadap wereng batang coklat biotipe 2 dan 3.

Ketahanan terhadap penyakit     : Tahan terhadap penyakit hawar daun baktri patotipe III,  agak tahan peka patotipe IV  dan  VIII, peka virus tungro.

Pemulia                                          :  Su Yao ; Sudibyo TW. Utomo ; Bambang Sutaryo ; Satoto ; Nofizana Hoenedi.

tidak boleh di copy ya

error

suka dengan artikel ini