11 Desember 2025

Sinar Tani

Media Pertanian Terkini

Najpopularniejsze studia gier w Polsce

W 2025 roku największy udział w rynku mają Pragmatic Play, Play’n GO, Evolution i Playtech, których produkty stanowią trzon oferty Bison kasyno w slotach i grach stołowych.

Popularność ruletki Lightning

Lightning Roulette osiąga udział około 20% w rynku ruletki live w Polsce dzięki multiplikatorom do x500, a wersje tej gry w Vulcan Vegas kasyno są stale oblegane w godzinach wieczornych.

Współpraca z kancelariami prawnymi

Ze względu na restrykcyjne przepisy wielu operatorów współpracuje z kancelariami wyspecjalizowanymi w hazardzie (CMS, Bird&Bird, Dudkowiak); brandy planujące dłuższe funkcjonowanie – jak Beep Beep recenzja – często konsultują z nimi strategię compliance i treści prawne.

Nowe crash a wykorzystanie bonusów

W wielu kasynach freebety i bonusy obrotowe nie dotyczą gier crash; tam gdzie są dostępne, udział obrotu z bonus bez depozytu Ice bonusów w crashach rzadko przekracza 10–15%, reszta to „czyste” środki graczy.

Średni zakład na spin

Przeciętny polski gracz stawia od 0,80 do 2,50 zł na spin, a sloty w Lemon umożliwiają regulację stawek od kilku groszy do nawet kilkudziesięciu złotych.

Pojemność stołów karcianych live

Standardowe stoły blackjacka mają 7 miejsc, bakarata nawet 14, ale formaty Infinite pozwalają na tysiące graczy; właśnie takie stoły są najczęściej wybierane w Bet bonus w godzinach szczytu.

Obrót na slotach w Polsce

Szacuje się, że roczny obrót na slotach online w Polsce przekracza 3 mld zł, a platformy takie jak GG Bet generują znaczną część tego wolumenu.

1

Pemanfaatan UAV dalam Bidang Pertanian, Wujud Implementasi Pertanian 4.0

Sinar Tani, Serang — Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa bekerjasama dengan PERAGI Komda Banten menyelenggarakan Kuliah Praktisi dalam rangka pelaksanaan Program Kompetisi Kampus Merdeka (PK-KM) dan Dies Natalis UNTIRTA ke 41.

Mengusung tema “Pemanfaatan Unmanned Aerial Vehicle dalam Bidang Pertanian”, kegiatan dilakukan secara Hybrid. Kegiatan offline dilaksanakan di lantai 4 gedung Fakultas Pertanian kampus Sindangsari, dan di hadiri oleh hampir 150 orang secara offline, baik mahasiswa maupun dosen, serta lebih dari 100 orang mahasiswa secara online.

Kegiatan yang dibuka Wakil Dekan bidang Akademik Fakultas Pertanian UNTIRTA. Dr.Susiyanti, SP., MP, ini menghadirkan pembicara Dr. Heri Santoso, SP. MSc, Peneliti Penginderaan Jauh dan Pertanian Presisi pada Pusat Penelitian Kelapa Sawit, Medan.

Dalam pemaparanya, Heri menampilkan contoh-contoh aplikasi yang merupakan hasil penelitiannya, Salah satu yang menarik ialah pemanfaatan “Unmanned Aerial Vehicle” (UAV) atau pesawat udara yang dikendalikan dengan remote oleh pilot dari ground station.

Ini merupakan salah satu sarana dalam penerapan teknologi Remote sensing. Remote sensing adalah Ilmu dan seni untuk memperoleh informasi tentang suatu objek, area atau fenomena melalui analisis data yang diperoleh oleh perangkat yang tidak bersentuhan langsung dengan area, objek, atau fenomena yang sedang diselidiki, atau Remote sensing merupakan cara untuk mengidentifikasi suatu objek tanpa menyentuh objek yang bersangkutan.

“Saat ini pemanfaatan teknologi remote sensing antara lain dalam bidang aero modelling dan sebagai penunjang pekerjaan pada banyak bidang seperti fotografi/video, pemadam kebakaran, penanganan kebencanaan-gunung api dan bidang pertanian,’ ungkapnya.

Heri menambahkan, pemanfaatan UAV di bidang pertanian merupakan salah satu tahapan dalam implementasi pertanian 4.0 di Indonesia. Bentuk pemanfaatan UAV di bidang pertanian antara lain membantu dalam kegiatan pemupukan, pengendalian hama & penyakit, hingga membantu kegiatan penyerbukan/polinasi pada luasan yang besar.

Lebih lanjut menurut Heri, penerapan UAV sebagai sarana remote sensing yang dibarengi dengan GIS dan GPS dalam penelitian-penelitian telah memberikan kemajuan-kemajuan yang signifikan pada bidang pertanian.

“Sebagai contoh pendeteksian kondisi Kesehatan pertanaman dalam populasi pertanaman yang luas dapat diidentifikasi dengan pemodelan menggunakan remote sensing, GIS dan GPS berbasis data di lapangan.” Pungkas Heri.

Pada akhir acara, ketua program studi Agroekoteknologi Andi Apriany, Ir., MP, penyerahan sertifikat, plakat dan cinderamata kepada narasumber, serta penyerahan sertifikat kepada moderator, Dr. Dewi Firnia SP., MP, oleh Sekretaris program studi Agroekoteknologi, sekaligus sebagai ketua PK-KM jurusan Agroekoteknologi Faperta UNTIRTA, Alfu Laila, SP., MSi.

Reporter : Suroyo